Picture of Delloe Nandar

Delloe Nandar

Spesializing in covering motorsport news and industry since 2003

Garuk Tanah.com โ€” Aroma persaingan mulai terasa di ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) 2026. Dari lintasan panjang dan menantang di Thailand, nama Indonesia kembali dipertaruhkan.
Team Indonesia Cross Country Rally Team memastikan langkahnya setelah berhasil melewati proses scrutineering. Tahun ini, perjuangan tim Indonesia mendapat dukungan penuh dari Pertamina Indonesia, sebuah suntikan motivasi penting untuk menghadapi salah satu kompetisi cross country rally paling menantang di Asia.
Sekitar 40 rider dari berbagai negara ambil bagian dalam AXCR 2026. Mereka datang dari Indonesia, Jepang, Amerika Serikat, Vietnam, Rusia, China, Singapura, Malaysia, Thailand hingga India.
Persaingan pun dipastikan tidak sekadar mengandalkan kecepatan. Navigasi, strategi, stamina, ketahanan motor dan kemampuan membaca karakter lintasan akan menjadi faktor penting untuk bertahan hingga garis finis.


๐Ÿ”ฅ IRMA FERDIANA: BUKAN SEKADAR IKUT, TAPI SIAP BERTARUNG!
Salah satu rider yang membawa perhatian khusus adalah Irma Ferdiana.
Turun di Women Class, Irma datang bukan sekadar untuk melengkapi daftar peserta. Rider Indonesia ini membawa target untuk memberikan hasil terbaik sekaligus mengibarkan Merah Putih di pentas internasional.
Dukungan penuh Pertamina Indonesia menjadi tambahan energi bagi Irma dalam menghadapi tantangan AXCR 2026.
โ€œDukungan ini tentu menjadi motivasi besar bagi saya. Membawa nama Indonesia di ajang internasional adalah sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik,โ€ ujar Irma Ferdiana.


๐Ÿ 2.000 KM, 6 HARI โ€” TIDAK ADA RUANG UNTUK LENGAH
AXCR 2026 akan menjadi ujian ketahanan yang sesungguhnya.
Para peserta harus menaklukkan perjalanan sekitar 2.000 kilometer selama enam hari, dengan Pattaya sebagai titik start dan Phitsanulok sebagai garis finis.
Jarak yang panjang membuat setiap etape memiliki cerita dan tantangannya sendiri.
Kecepatan memang penting, tetapi dalam cross country rally, rider juga dituntut mampu menjaga ritme, mengatur stamina, membaca navigasi dan mengambil keputusan dalam kondisi lintasan yang terus berubah.
Satu kesalahan kecil dalam navigasi bisa berpengaruh besar terhadap hasil akhir.


HUSQVARNA FE250 JADI SENJATA IRMA
Irma Ferdiana akan bertarung di kelas M1 (Overall) 300cc dengan mengandalkan Husqvarna FE250.
Dalam perjuangannya, Irma juga didampingi rider senior Indonesia, Rudy Poa, yang turun menggunakan KTM 350 EXC-F.
Kehadiran Rudy Poa menjadi salah satu kekuatan penting bagi tim. Pengalaman panjangnya di dunia balap dan cross country rally menjadi bekal berharga untuk membantu tim menghadapi kerasnya AXCR 2026.
๐Ÿงญ ROADBOOK JADI KUNCI
Di balik persiapan menuju lintasan, Irma terlihat memberikan perhatian serius terhadap roadbook.
Bagi seorang rider cross country rally, roadbook bukan sekadar petunjuk arah. Di dalamnya terdapat informasi yang menjadi dasar pengambilan keputusan sepanjang perjalanan.
Irma pun sangat konsen mempelajari seti8ap detail roadbook agar mampu memahami karakter jalur, membaca navigasi dan menentukan strategi ketika sudah berada di lintasan.
Kecepatan tanpa navigasi bisa menjadi bumerang.
Karena itu, kemampuan membaca roadbook menjadi salah satu senjata penting Irma untuk menjaga ritme dan konsistensi selama enam hari perlombaan

Setelah agenda scrutt selesai, para peserta berada di Walking Street Pattaya untuk  konvoy sebelum melakukan start di pagi hari

Setelah agenda scrutt selesai, para peserta berada di Walking Street Pattaya untuk konvoy sebelum melakukan start di pagi hari.


๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ MERAH PUTIH SIAP DIUJI
AXCR 2026 bukan hanya tentang siapa yang paling cepat.
Ini adalah pertarungan fisik, mental, strategi, navigasi dan ketahanan mesin.
Di tengah persaingan rider dari berbagai negara, Team Indonesia Cross Country Rally Team membawa satu misi besar: menunjukkan bahwa rider Indonesia mampu bersaing di level Asia.
Dengan dukungan penuh Pertamina Indonesia, Husqvarna FE250 sebagai tunggangan Irma Ferdiana, pengalaman Rudy Poa, serta semangat pantang menyerah seluruh tim, perjuangan Merah Putih pun resmi dimulai.
Dari Pattaya menuju Phitsanulok.
2.000 kilometer. Enam hari. Satu tekad.
INDONESIA TIDAK DATANG UNTUK SEKADAR BERPARTISIPASI.
MERAH PUTIH SIAP BERTARUNG DI AXCR 2026! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ”ฅ

PERTAMINA SUPPORT PENUH! TIM INDONESIA SIAP GEBER AXCR 2026, IRMA FERDIANA BAWA SEMANGAT MERAH PUTIH

Picture of Delloe Nandar

Delloe Nandar

Scroll to Top